Aku masih berharap ? IYA. Apa mungin kita bisa membangun
kembali harapan yang sudah terlanjur kamu kecewaan itu ?
Aku begitu yakin hubungan ini dapat kembali seperti dulu.
Aku butuh kamu, aku ingin kamu, kamu
dimana ? Apa kamu akan ada kembali disini bersamaku ? setelah kamu memilih dia
? selingkuhanmu.
Rasanya sulit untuk bisa mengembalikan kenangan kita dulu.
Kapan kamu sadar kalo aku disini masih membutuhkanmu.
Kamu pernah bilang akan selalu ada untukku, kamu bilang
hanya aku wanita satu-satunya yang kamu ingin. Dan kamu berjanji kamu akan
menikah denganku setelah kamu selesai kuliah ? tapi mana janji itu ? MANA !!!
Sejak awal aku sudah bilang kalau aku tidak menyetujui
hubungan LDR ini. Tetapi kamu begitu keras kepala dan tetap pergi ke Bandung
untuk kuliah. Meskipun Garut-Bandung tidak terlalu jauh tapi aku
muak,kesal,bahkan ingin menyusul karena rasa kangen yang tidak tertahankan,saat
ingin menyusul kamu hanya bilang “jangan kesini,aku bakal marah sama kamu”.
Entah kata memang kasian dan sayang ke aku atau kata yang memang takut ketauan
dia selingkuh atau apa. Tapi itu dia waktu itu.
Sampai ketika awal februari dimana aku merasakan dia
berbeda. Biasanya whats app,line,facebook,twitter,sms telpon dia respon
sekarang 180% berbeda. aku coba menanyakan hal itu tapi apa jawabnya, dia hanya
bilang “aku gak kenapa-kenapa sayang”. Sampai aku memutuskan hubungan kami, aku
hanya berharap dia bisa intropeksi dan kembali tapi apa daya ternyata dia
selama ini sudah berhubungan dengan perempuan lain dari sebelum kita putus
Ya Tuhan bisa dirasakan begitu aku kecewa padanya. Apa ini
bukan jodoh? Sampai sekarang aku terus mengingatnya,mimpikan dia, sampai aku
ingin bertemu dengan dia.
Aku bodoh memutuskan dia tapi karena bodoh ini aku justru
tau dia ternyata selingkuh.
Mungkin Tuhan masih menyayangi kita.
Kalau kita dijodohkan Tuhan pasti mendekatkan kita
bagaimanapun caranya, kalau tidak ada saatnya kita bisa saling melupakan dan
mendapatkan yang lebih baik.
Insya Allah O:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar