Kamis, 19 Juni 2014

BULLY MOTIVASI



Astri namanya,gue gak deket dengan dia bahkan kenal juga enggak. Tapi entah kenapa dari SMP sampe gue sekarang udah kuliah itu orang tetep gak suka sama gue. Gue bingung abis sama masalah dia ke gue,kan percuma dong gue beresin tapi masalahnya gak pasti. Waktu smp kelas IX dia pernah so dateng-dateng gitu ke kelas gue mana bawa anak buahnya segala sedangkan gue sendirian ? ih pengecut banget bisanya bawa anak buahnya *anak buah dikira mereka digaji apa sama si astri. Dia dateng gara-gara gue pernah gangguin hubungan Nina sama Rendi. Okelah masalah itu gue layanin emang gue terror nina dan ngaku-ngaku gue pacarnya rendi,tapi anehnya gue ada masalah itu sama NINA bukan sama ASTRI. Kalo dipikir sekarang dia kaya anak KEPO ASELOLE tau nggak bisanya ikut campur masalah orang lain. Gue sadar itu kesalahan gue.
Masih bersangkut paut sama astri,pernah gue pernah beli gelang dan sumpah gue gak tau kalo si astri juga pake gelang yang sama. Sampe-sampe waktu kita ketemu dia bilang “dasar plagiat lo anjing” dih pengen banget gue bilang “masbuloh ? hak woy” tapi ah gue so dewasa gitu liatin dia dan pergi ke masjid karena waktu itu adzan Dzuhur berkumandang. Waktu itu gue liatin anak buahnya yang lagi jajan baso tahu pada ketawa *dipikir LUCU ? MURAHAN!!!
SMP berganti SMK dan entah Tuhan kasi jalan apa sampe-sampe gue sama Astri satu sekolahan lagi,dih bosen banget liat mukanya. Ya emang beda jurusan tapi deket kelasnya. Gue masuk OSIS dia Basket,dan dia so bikin gosip kalo gue ikutan osis pengen cari perhatian doang. Ih gue serba salah deh hidup deket dia.
Pernah waktu itu pulang sekolah kita ketemu di gerbang, kebetulan waktu itu kita berdua pake behel dan kalian tau apa yang dia bilang ? dia bilang gue plagiatin dia pake behel. NORAK banget tau gak sikap dia. Segala apapun disebut plagiat, jangan-jangan kalo gue punya ade cowok bikinan orang tua gue disebut plagiatin dia juga gitu ? heloww cape deh.
Selain Astri, gue punya kakak kelas sekaligus tetangga juga sodara gue,namanya Hani. Kalo kalian punya tetangga yang juga sodara terus satu sekolahan mestinya support ade kelasnya dong, bener gak ? tapi yang ini aneh masa gue titip surat sakit atau ijin dia gak kasiin ke kelas gue !! so iyeh bilang udah dikasiin tapi ternyata temen-temen gue bilang enggak ada satupun surat yang masuk yang gue titipin. Sampe akhirnya mama sering dipanggil guru BK sama wali kelas. Kan kasian Labis si cewek goblok itu tuh !!
Seudah masalah itu ,dateng lagi masalah baru dari pacar gue yang fitnah gue hamil ke temen sekelas gue. Duh ya Tuhan padahal gituan aja gue belom. Mama yang sebelumnya ada respon sama pacar gue sekarang jadi agak ilfil ya pada dasarnya dia hancurin masa depan sekolah gue dong. Pernah gue sekolah dan kalian tau temen-temen pada nanyain dan so ngejauh gitu. Dih apa sih ko percaya sama pacar gue dibanding gue yang jadi korban gosip kalian. Endingnya gue putus sama dia meskipun dia cinta pertama gue.
Akhirnya setelah banyak masalah,gue putusin pindah sekolah ke SMA dan disana gue merasa gue dihargai,gue dibutuhkan,gue bisa manjain kreasi sama prestasi gue. Gue begitu enjoy sekolah apalagi ditambah anak-anak yang solidaritasnya oke. Ya meskipun sekolah kampung tapi gak kalah prestasinya. Awalnya disekolah sekarang ini tipis fasilitas tapi dengan seiring berjalannya perkembangan lumayanlah.
Masalah yang pernah dialami seakan mereka terbayarkan dengan adanya kenyamanan disekolah yang sekarang. Dulu memang dulu, kata inul juga masa lalu biarlah masa lalu,gue gak peduli yang dulu dulu karna apa ? karna ada hal yang lebih penting dibanding orang yang gak suka sama gue. Justru gue makasih banget sama Hani dan Astri beserta anak buahnya udah bikin motivasi gue lebih mantap.
Gue terkadang komunikasi sama Nina dan Rendi yang sekarang jadi temen gue. Gue juga saling sapa sama anak buahnya Astri. Tapi entahlah Astri dan Hani tetep seperti itu. Ah emang gue pikirin, kalo mereka udah dewasa pasti bakal mikir. Dan jujur gue rindu anak-anak kelas waktu di SMK, gue gak sadar kalo kalian ternyata tetep kalian yang dulu gue kenal sebelum ada gosip itu. Makasih buat semuanya.
Satu hal buat kalian, Tuhan akan memberi jalan yang baik untuk orang yang mempunyai hati sabar dan pemaaf ;) good luck !!

Jodoh atau Bukan ?



Aku masih berharap ? IYA. Apa mungin kita bisa membangun kembali harapan yang sudah terlanjur kamu kecewaan itu ?
Aku begitu yakin hubungan ini dapat kembali seperti dulu.
Aku butuh kamu, aku ingin kamu, kamu dimana ? Apa kamu akan ada kembali disini bersamaku ? setelah kamu memilih dia ? selingkuhanmu.
Rasanya sulit untuk bisa mengembalikan kenangan kita dulu. Kapan kamu sadar kalo aku disini masih membutuhkanmu.
Kamu pernah bilang akan selalu ada untukku, kamu bilang hanya aku wanita satu-satunya yang kamu ingin. Dan kamu berjanji kamu akan menikah denganku setelah kamu selesai kuliah ? tapi mana janji itu ? MANA !!!
Sejak awal aku sudah bilang kalau aku tidak menyetujui hubungan LDR ini. Tetapi kamu begitu keras kepala dan tetap pergi ke Bandung untuk kuliah. Meskipun Garut-Bandung tidak terlalu jauh tapi aku muak,kesal,bahkan ingin menyusul karena rasa kangen yang tidak tertahankan,saat ingin menyusul kamu hanya bilang “jangan kesini,aku bakal marah sama kamu”. Entah kata memang kasian dan sayang ke aku atau kata yang memang takut ketauan dia selingkuh atau apa. Tapi itu dia waktu itu.
Sampai ketika awal februari dimana aku merasakan dia berbeda. Biasanya whats app,line,facebook,twitter,sms telpon dia respon sekarang 180% berbeda. aku coba menanyakan hal itu tapi apa jawabnya, dia hanya bilang “aku gak kenapa-kenapa sayang”. Sampai aku memutuskan hubungan kami, aku hanya berharap dia bisa intropeksi dan kembali tapi apa daya ternyata dia selama ini sudah berhubungan dengan perempuan lain dari sebelum kita putus
Ya Tuhan bisa dirasakan begitu aku kecewa padanya. Apa ini bukan jodoh? Sampai sekarang aku terus mengingatnya,mimpikan dia, sampai aku ingin bertemu dengan dia.
Aku bodoh memutuskan dia tapi karena bodoh ini aku justru tau dia ternyata selingkuh.
Mungkin Tuhan masih menyayangi kita.
Kalau kita dijodohkan Tuhan pasti mendekatkan kita bagaimanapun caranya, kalau tidak ada saatnya kita bisa saling melupakan dan mendapatkan yang lebih baik.
Insya Allah O:)

Rabu, 12 Maret 2014

ANAK JALANAN ALSO WANT CLEVER



                                   Dibawah panasnya terik matahari,aku mengendarai motor bersama kakaku ditengah keramaian kota Garut. Kami terus melaju mengendarai motor ke arah tujuan kami yaitu Kampus STKIP,tempat kuliahku nanti. Insya Allah…!!
Kami pergi ke kampus STKIP untuk mencari tau tentang informasi pendaftaran. Walau panas aku tetap semangat berangkat untuk menimba ilmu baru setelah aku lulus dari SMA ku, SMAN 24 GARUT. Selain keinginanku untuk menimba ilmu yang lebih tinggi, aku pun tak sabar untuk mengucapkan “Selamat Datang”  kepada tempat baru, kelas baru,guru yang nanti aku panggil dosen, dan yang paling penting aku menjadi seorang Mahasiswi.
                     Ketika hendak pulang, seperti biasa kakakku mengajak beristirahat dan aku mengajaknya untuk pergi makan dan shalat ashar yang pada saat itu adzan ashar berkumandang. Setelah shalat kami pun makan , tak sengaja aku memperhatikan sekumpulan anak jalanan yang sedang mengamen , mengemis, jual Koran dll. Dan mungkin itu sudah menjadi pemandangan biasa. Tanpa sadar aku berkomentar “Anak-anak itu kasian ya. Mestinya orang tua mereka yang bekerja dengan lumrah,bukannya anak yang disuruh ngemis atau kerja seperti itu”. Dan sesaat kakakku hanya tersenyum mendengar komentarku.
                     Seketika saat aku mengunyah makanan,datanglah beberapa anak jalanan yang mengamen ke rumah makan yang kami kunjungi pada saat itu. Demi kenyamanan saat makan dan tidak ingin merasa terganggu aku langsung bergegas membuka tas dan mengambil uang recehan lalu memberikannya kepada pengamen tersebut.
                     Waktu pun menjelang malam, akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Ketika sedang mengendarai motor menuju arah pulang,kami melihat ada sekumpulan para anak jalanan yang  sedang berkelahi dan aku menyuruh kakakku memberhentikan motor untuk menghampiri mereka. Rupanya mereka sedang memperebutkan beberapa baju dan buku bekas yang diberikan oleh seorang ibu-ibu. Melihat kejadian seperti itu,aku melerai mereka dengan alasan agar mereka saling berbagi dengan adil dan mereka pun mengerti. “kalian tinggal dimana?” tanyaku, “kami tinggal diterminal kak” sahut seorang anak yang berbadan gendut. “kalian masih sekolah?” Tanya kakakku, “tidak pak,kami tidak mempunyai biaya untuk sekolah. Memangnya kenapa bapak menanyakan hal itu kepada kami? Bapak mau menghina kami? Kalau sekiranya hanya ingin menghina kami,lebih baik kalian pergi saja”sambung salah seorang anak berambut keriting diantara anak lainnya. “Tidak dik !! kakak malah ingin membantu kalian” jawabku. Ucapan itu tiba-tiba keluar dari mulutku tanpa ku piker sebelumnya. “dimana kakak bias menemui kalian?” sambungku, “diterminal kak,kami setiap siang selalu ada disana” jawab seorang anak. “Okelah,InsyaAllah minggu depan kakak akan menemui kalian disana. Mungkin sekitar jam 2 sore,bisa tidak?” ujarku “iya kak” sahut mereka dengan kompak.,“Sip,kami pulang dulu ya adik-adik” kakakku berpamitan.
Diperjalanan aku terus memikirkan kisah kehidupan mereka dan membandingkannya dengan kehidupanku yang cukup lebih baik daripada mereka. Aku menyadari bahwa menjalani hidup serba kekurangan itu sangat sulit dan tidak mudah untuk mereka lalui. Tidak seharusnya aku berpikir bahwa pengamen-pengamen yang tadi dating ke rumah makan bekerja tidak halal atau rendahan. Ya setidaknya mereka menghibur dengan suara dan alunan musik yang mereka mainkan.
                     Hari pun telah berganti dan tak terasa minggu setelah kejadian itu pun tiba. Aku menemui mereka ditempat yang sudah dijanjikan. Dari kejauhan aku melihat anak-anak itu. Aku langsung menghampiri dan menyahut mereka “Hai adik-adik apa kabar?” tanyaku. “baik-baik saja kok kak” jawab mereka. “sepertinya kalian terlihat lelah. Kalian mau bakso tidak?”tanyaku lagi. Dan tanpa berpikir  panjang mereka berteriak  “maaauuuuuu..!!!” . “Oke setelah itu kita belajar” ujarku.
                     Setelah kami selesai makan,aku mengajak mereka belajar. Melihat semangat mereka yang ingin belajar, memotivasiku untuk tidak menyerah menimba ilmu disekolah dan kuliah yang InsyaAllah akan aku jalani. Aku harap dengan aku mengajarkan mereka belajar dapat membuat mereka menjadi lebih pintar dan semakin besar rasa ingin belajar mereka kelak. Tak terasa waktu sudah sore, belajar kami hentikan dan dilanjutkan di minggu selanjutnya.
Aku masih memikirkan bagaimana cara membuat mereka dapat membaca,menulis dan berhitung sperti anak-anak normal seusia mereka. Menjelang maghrib, aku pulang dan menceritakan pengalaman tadi kepada orang tuaku dan mereka senang dengan niat dan usaha untuk membantu anak-anak jalanan dengan hal positif.
                     Seiring dengan berjalannya waktu,aku berhasil mengajarkan mereka membaca,menulis dan berhitung. Aku sangat senang dan merasa berguna. Dari pengalaman ini aku mengerti bahwa anak jalanan juga butuh pendidikan yang layak, hanya kesempatan untuk belajarlah yang berbeda dengan apa yang kita miliki. Bersyukurlah dan berpikir bahwa apa yang kita miliki belum tentu orang lain bisa memilikinya dan orang yang sudah diberi kesempatan untuk memilki belum tentu dapat  merasakan sama seperti yang kita rasakan.


Senin, 20 Januari 2014

SENTILICIOUS

GALAU SUSAH MOVE ON??? ide move on gue dateng waktu gue naik kelas XII dengan sering bergaul dengan orang-orang yang lebih rajin belajar ketimbang maen. Dan karna itu juga gue so kebawa arus pergaulan belajar dibanding maen.

    Pagi-pagi merupakan hal yang mematikan buat gue yang masih tidur nyenyak di kasur dan meluk selimut seolah-olah gue ngga mau ninggalin mereka. Gue Rina Tresna 17 tahun. Orang pasti ngerasa kalo diliat dari nama gue kayanya gue cantik, tinggi, putih dan perfect lah emm... kalian bener tapi hal bohongnya gue ngga tinggi dan punya kulit yang ngga begitu putih tapi gue cantik ko *EH.
Baru juga kenalan mamih udah manggil . Gue cuma punya mamih karna papah gue meninggal waktu gue umur 8 tahun.

    Senin pagi itu seperti biasa gue otw ke sekolah . Satu hal yang paling penting gue malesin di hari senin ya UPA to the CARA . Gue aneh kenapa gue dan banyak orang ngga suka sama kata itu. Gue baris satu jajar bareng anak SENTILICIOUS dan gue baris kaya kaki seribu, kompak bingittttttttt....
Sentilicious terdiri dari 7 orang yaitu gue, naumi, indah, anis, tia, rika, dan keni. Kita namain itu bukan berarti kita anak genk tapi kita namain itu emang kita udah anggap sahabat yang bener-bener udah pas disaat kita sedih,seneng atau apalah itu. Disekolah banyak temen yang gasuka sama ke-6 sahabat plus gue juga. AJE GILE KAN???!!
Gue coba nanya "emang kitapunya salah apaan?"
"kita nyaingin kalian gitu?"
"sirik ya?"
"gamau disaingin?"
"mau gabung ya?gabung aja keles gausah U to the PAY" hehehe.
Banyak yang bilang kalo kita bertujuh ini centillah,pilih-pilih temenlah, ngga solidaritaslah ah apalah itu...!! Gue suka ketawa aja sih nanggepin apa yang mereka bilang. Gue cukup bilang "UP TO U" karna emang pada dasarnya gue ngga ngerasa centil, pilih temen atau ngga solidaritas, lagian gak mungkin lah kita udah DEWASA KELES..!!

     Gue seorang cewek yang punya sifat cuek, pemarah (tapi kalo dibaikin mah ya baik),ceplas ceplos, gampang terharu, dan paling suka bikin kata yang bikin orang ketawa dan penasaran. Meski sifat gue kaya gitu, gue punya hati dan pendengar yang baik buat nampung semua curhatan temen,sahabat atau keluarga gue sendiri.

     Bel pulang sekolah merupakan kabar istimewa buat gue karna gue bisa terbebas dari pelajaran yang bikin mata gue kaya orang baru keluar rumah sakit. Pulang sekolah gue sering nyempetin seminggu sekali maen ke rumah temen bareng ke-6 sahabat gue. Biasa sih cuma masak bareng, nonton bareng, Foto bareng dll tapi yang paling gue tunggu-tunggu ya curhat atau ngeluarin uneg-uneg bareng mereka sambil duduk ngelingkar kaya yang tahlilan gitu.

     Seperti biasa pas nyampe rumah , orang yang pertama nyeramahin ya mamih gue dan dengan sengaja nya gue praktekin ceramah dia. Meskipun kaya gitu bukan berarti gue gak sayang ama mamih gue. Gue sayang banget dan gue selalu ada buat dia. Umur mamih gue udah 60 tahunan dan menurut gue itu udah tua banget. Dirumah gue tinggal berdua karena ke-5 kakak gue udah merried. Emang sihh mamih gue baik banget, gak pelit tapi,........................................... kalau marah gak ketahan dia suka nangis dan jujur itu bikin ga tega. Etssssss . . .. . . . nangis itu bukan karena gue loohhhh tapi, ada sebab tertentu.. yaaa misalnya keponakan gue sering keluar malem sama cowok dan lain-lainnya. Gue mah mana pernah bikin mamih nangis, orang gue baik gini :D iyakan ??????????????????????????

     Keseharian gue tidur, beres-beres (meski dikit tapi beres-beres jugakan??), nonton, makan, dan gue betah banget sama kamar gue yang sederhana meski gak gede kaya kamar artis yang kaya lapangan gitu dehhh :)). Se-bulan sekali gue nyempetin buat benah kamar karna gue bosen sama suasana menetap kaya patung bulukan.. iiiiuuwww..

     Tiap weekend ada aja orang yang so' ngajak double date, triple date bla..bla..bla... Gue suka sebel, itu mau ngehina gue ataauuu apa sihh Orang gue gak punya pacar juga. Apa perlu gue ikut truss liatin mereka saling peluk, suapin dan paling benci mereka bilang "SAY to the YANG" depan gue??? , kalian gak ngerti sih ama gue. Apa kaliann ngerasain gimana rasanya gue jadi KAMBING CONGE ???????

     Gue jomblo bukan karena gak ada yang mau, tapi emang pada kenyataannya gue ngincer se'orang cowok Alim, baik, pinter, ganteng, kalem, dan semua itu ada di salah satu temen sekelas gue yang namanya Fahri. Gue demennnn banggeeettt ama itu cowok tapi sayang dia kurang respect sama gue sampe gue ngga mau berurusan lagi dengan dia. Dan gue ngincer dia bukan berarti gue cinta sama dia tapi baru sekedar suka aja karna gue belom bisa move on dari cinta pertama gue.

     Kenaikan kelas pun selesai dan gue dengan gejenya teriak "Yessss Gue kelas XII" meski nilai yang gue dapet gak begitu bagus tapi gue janji bakal rajin belajar dan ngga akan nyiain kesempatan ini.

     Jomblo beberapa bulan gue lewatin sampe gue bisa lupain arrizal dan karna jomblo itu lah yang bikin gue fokus terhadap pelajaran . Hasil yang gue dapet lumayan dan masuk 10 besar. Gue cuma ngarep kalo gue bisa lebih baik dan kalo udah lulus gue bisa lanjutin kuliah trus jadi orang sukses dehhh Amin 0:)
Karna gue rajin belajar dan menjadi lebih baik itulah temen sekelas yang sebelumnya pernah gue suka, ngdeketin gue. Meski belum jadian sampe sekarang, tapi gue harap kita bisa menjadi sahabat untuk selamanya :)


MAKASIH YANG UDAH BACA CERITA DI BLOG GUE , SEMOGA BERMANFAAT DAN SALAM KENAL:D
maaf kalo ada yang kurang enak buat dibaca atau ada yang kesindir sorry sorry to say yah :) ini FAKTA !!

Sabtu, 18 Januari 2014

CINTA PERTAMA

Assallamu'allaikum wr. wb.
Hai kenalin nama gue Resti Margita. elo semua bisa panggil gue rere atau eci. mungkin gue KUDET alias kurang update karna ini pertama kalinya gue bikin dan punya blog. disini gue nyeritain tentang gue.

     Cinta pertama gue Arrizal, sosok yang begitu alim dan gue banggain. ini bukan pacaran yang pertama sih tapi disini gue baru ngerasain apa arti CINTA SESUNGGUHNYA. dia mempunyai tanggal dan bulan lahir yang sama. waktu itu gue kelas X dan dia kelas XII . Mungkin gak mudah buat gue mertahanin hubungan, tapi ini hubungan paling lama di hidup gue , 18 bulan.

    Pagi yang indah gue bangun dari tempat tidur dan caw pergi ke sekolah . Hari itu hari ke-12 di bulan suci Ramadhan. Sepulang sekolah gue nyempetin ke warnet tante gue buat online tapi saking bosen ngeliat status temen-temen gue yang gitu gitu aja, gue iseng ngomen status temen sekelas gue,Ajeng. Ngga lama ada seorang cowok yang ikut ngomen status itu dan gue pun penasaran siapa dia. Ya . . . biasalah ABG LABIL gituloohhhh.

    Besoknya gue nerima sms dan ternyata dia cowok yang ngomen di status kemaren. Yang bikin gue ngga nyangka ntu cowok langsung nembak gitu aja padahal kan gue ngga kenal dia :/.

Ariz : " Resti . . ?"
Rere : " Siapa ya ?"
Ariz : " Aq izal yg kmren d fb"
Rere :" Oh iya ada apa?"
Ariz :" Aku suka kamu dari awal liat fb kamu"
Rere :" Ko bisa ? Aku jelek loh"
Ariz :" Aku suka kamu apa adanya, mau ngga kamu jd pcr izal?"
Rere : dengan muka polos "iya, aku mau"

    Gue nerima dia karna ada alasan yang paling bikin gue malu , gue risih aja sama temen-temen gue yang relatif punya pacar lah gue ? JOMBLO :( mereka dengan polosnya so romantis depan gue. Kalian itu aduh gak ngerti perasaan gue bingit dah ah :( *mulaiLEBAY

    Bulan demi bulan dilewati bareng dia. indahhh banget.............. :* tapi suatu ketika dia ngekhianatin gue, dia selingkuh sama VERA ya... emang sih dia cantik tapi pada kenyataannya itu cewek bilang kalo dia cuma manfatin pacar gue doang :D hahaa kaget, seneng, kecewa, pokoknya semua campur aduk dan kata yang ada dalem hati gue cuma "RASAIN LO ZHAL" . Gue sakit hati sih tapi semua bisa diatasi pada akhirnya.

    Gara-gara itu hubungan kita pun makin indah, kayanya pacar gue nyadar kalo cuma gue yang ada dan sayang apa adanya sama dia. Makasih ya vera gara-gara lo kita berdua bisa foto bareng lagi, maen bareng, belajar bareng, makan bareng, masak bareng dll. Suatu hari gue kaget saat tau kalo dia sakit brokhnitis selama ini "pantesan kurus mulu dia" hehe. Tapi meskipun kaya gitu gue tetep tulus sayang sama dia dan gue janji gue bakal ada buat dia sampe dia sehat Aminn O:)

     Gue seneng juga pas tau dia lumayan sehat padahal pada kenyataannya dia sering berkorban jemput gue pulang sekolah meski itu ujan,panas sekalipun ombak menerjang hehe. Tapi kebahagiaan itu ngga lama pas dia ngelanjutin sekolah di Universitas Bandung. Jangankan bisa makan atau maen bareng, buat ketemu aja susah ya paling 2 minggu sekali. Kasian kan gue ? >.<

    Gue yakin relatif orang yang hubungannya LDR sering banyak curiganya, sama gue juga tapi itu ngga bikin rasa sayang gue berkurang buat dia. Hubungan udah hampir 1 tahun lumayan serius kali ya ? disitu gue ngenalin orang tua gue dan dia juga sama tapi tapi tapi ada satu hal yang bikin aku agak menjauh dari dia yaitu mama nya. Mama nya kaya yang kurang respect gitu sama gue. Gue sempet bilang sama pacar gue dan kata yang keluar dari mulutnya adalah "Biarin yang hubungan kan kita sayang".

    Tepat 1 tahun kita ngga ngerayain aniv karna dia sibuk. Gue sih ngga apa-apa cuma masa iya sih dia ngga ngerayain atau bilang "Happy aniv 1 year and I love you so much beb".

    Makin lama gue hubungan diapun jadi beda, aku sempet nanya tapi dia cuma jawab "gak apa-apa ko sayang". Udah mah beda eh ditambah jarang kontekan aduh bikin renggang hubungan. 

    Ngga lama akhirnya gue tau kenapa dia kaya gitu , ternyata dia udah bosen sampe dia berani nya selingkuh kedua kalinya dibelakang gue. Yang paling sakit itu dia selingkuh sama temen gue, MONICA. Gara-gara cewek itu gue putus dan sampe sekarang gue ngga tau gimana kabar orang yang gue sayang itu.
Tapi disaat gue kangen, gue cuma mandangin foto dan meluk boneka, jaket juga nginget-nginget momen bareng dia dulu.